Dia di masa itu
Kenapa saya selalu ada untuk anda? Karena saya tidak menyalahkan masa lalu. Apa pun yang terjadi itu sudah takdir, sudah jalannya kita seperti itu. Menyesal? Wajar. Tetapi jangan lagi kamu mengulangi hal itu. Karena saya selalu berharap kamu bisa menjadi lebih baik dengan mengenalnya, jika dirimu masih menjadi orang yang sama seperti dulu. Kenapa? Kenapa kamu tidak bisa merubah sedikit pun kebiasaanmu yang kurang baik itu. Bahkan orang yang menyayangimu itu tidak bisa berbuat apa-apa, seolah membiarkan semuanya terulang. Jika dia yang terbaik untukmu semoga secepatnya kalian bersama, agar kamu tidak lagi mengganggu kehidupan saya. Mungkin pertemuan itu akan selalu ada, tetapi setidaknya kamu tidak begitu mengganggu. Sekalipun bertemu kita hanya saling menatap atau menyapa saja. Sudah cukup! Tetapi jika dia bukan terbaik untukmu, semoga kamu akan segera menemukan orang yang tepat dan merupakan jodoh dunia dan akhiratmu. Maaf bukannya saya menghindar kali ini, hanya saja tidak...